Akhirnya, Saya Menemukan Tempat Curhat Untuk Setiap Masalah
Dari dulu
sampai sekarang, saya sangat percaya bahwa setiap orang yang mempunyai masalah
pada dasarnya tahu apa solusinya. Saya ingat sekali dulu ketika saya dihadapkan
beberapa pilihan dan bimbing, saya curhat ke teman. Tetapi, dalam hati saya
sudah tahu apa yang harus saya pilih dan lakukan. Setelah curhat, saya bertanya
pada teman saya, bagaimana kalau saya pilih A dan melakukan ini, dan teman saya
pun menyetujuinya. Bagaimana dengan saya? Jelas saya pun langsung mengeksekusi
pilihan saya yang disetujui olehnya.
See, setiap permasalahan yang ada pada diri, pasti mita sudah tahu
solusinya. Lalu, kenapa masih butuh curhat? Ya, karena memang karena dengan
curhat dapat melepas beban yang ada dan terkadang kita hanya perlu seseorang
meyakini dan mendukung solusi yang menjadi pilihan kita.
Tetapi
pentingkah curhat? Tergantung orangnya. Kalau seperti saya yang memang agak extrovert saya akan sering curhat, jika
mendapat masalah. Tetapi adakalanya, beberapa topik yang memang menurut saya
agak rahasia, apalagi membahas cowok, saya akan cerita dengan satu orang
kepercayaan.
Tetapi
menurut saya curhat itu agak kurang penting, karena memang saya sering sekali
curhat dan no respon dari orang yang
saya curhatin, malah kadang besoknya saya mau continue cerita tentang masalah
kemarin, dia pun sudah lupa. Lupa adalah hal yang menurut saya agak kurang
humanis, ketika kamu jadi tempat curhat orang lain.
Dan kejadian
pula ketika saya sebagai pendengar curhat, beberapa kali memberikan saran,
tetapi tidak didengar. Misal, ada teman yang curhat kalau dia habis disakitin
pacarnya, sudah saya kasih nasihat untuk menjauh dari cowoknya, besoknya malah
jalan bareng dan besoknya lagi disakitin lagi, terus curhat lagi? Ah bosankan,
dengar cerita yang itu-itu aja.
Lagi pula,
setiap orang sudah punya masalah masing-masing, jangan sampai kamu curhat jadi
tambah beban buat si pendengar. Dan pastikan juga kamu tidak curhat dengan
laki-laki, dijamin dia bakal ninggalin kamu dan tidak mau berteman lagi.
Terbukti, laki-laki memang jarang ingin mendengar curhatan kamu, gak percaya?
Coba saja.
Curhat atau
curahan hati yaitu seseorang yang mempunyai masalah dan ingin menceritakannya
kepada seseorang, ceritanya bisa macam-macam, mulai dari permasalahan keluarga,
pacar, sekolah, karir dll. Dan yang jelas jika kamu perempuan jangan sampai
curhat dengan laki-laki yang sudah punya pacar apalagi istri, karena biasanya
lelaki yang mendengarkan curhatan kita, bisa jadi dia sedang menarik hati kita or something like that yaa. Lagi pula
kamu nggak mau dibully seantero raya
gara jadi PELAKOR (Perebut Laki Orang) kan?
Mangkanya,
mulai sekarang boleh curhat tapi sama sesama jenis dan kalau mau main aman
curhatnya jam 3 pagi sama Allah, insyaAllah kamu bakal segera mendapat solusi
dari yang Maha Pengatur. Kalau kamu curhat sama Allah Sang Maha Khaliq, semua
pasti jadi asik.
Comments
Post a Comment