Thirteen Years Friendship and Still Count!
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
& Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah masa-masa yang paling tidak bisa
saya lupakan. Pasalnya sekolah saya semacam Boarding School yang memang
benar-benar dilatih mandiri dan hidup secara sederhana. Hidup selama 6 tahun
jauh dari orang tua membuat saya mau tidak mau harus hidup bersama
sahabat-sahabat saya dari berbagai daerah, mulai dari Sabang sampai Marauke.
Tapi dari sana juga saya dapat banyak pengalaman, pembelajaran dan arti sebuah
persahabatan. Dulu, ketika SMP atau SMA saya sering sekali bertengkar, namun
ketika kami sudah selesai SMA dan melanjutkan kuliah di daerah masing-masing
kami masih tetap bersahabat, saling sapa walaupun hanya di sosial media.
Tiga belas tahun persahabatan
kami (2004-2017) dan insyaAllah masih akan bersahabat samapai akhir hayat. Dan
sekarang, masing-masing dari kami ada yang sudah mempunyai anak, sudah menikah,
akan menikah sehabis lebaran 2017 dan masih asik memantaskan diri (kata ini
lebih pantas saya gunakan agar tidak terlihat jomblonya) hehe. Terkadang saya
suka tertawa sendiri, bagaimana kenakalan kami dulu dan sekarang dari mereka
yang sering membuat ulah sudah punya buntut masing-masing. Bersyukurnya saya
mengenal mereka karena mereka bukan hanya teman biasa, tetapi teman yang selalu
mengingatkan dalam kebaikan dan yang selalu mengingatkan saya bahwa umur saya
sudah 25 tahun dan harus cepat menyusul mereka.
Tulisan ini
saya apresiasikan untuk seluruh sahabat-sahabat SMA saya, semoga persahabatan
ini bisa membawa kita ke JannahNya. Kalau pun nanti ada salah satu diantara
kita tertinggal, mudah-mudahan kita bisa mebawa ke SyurgaNya. Oelhkarena itu,
mari saling mengingatkan, jangan pernah meninggalkan, apalagi melupakan. Yuk jaga
sahabatmu dan berikan mereka apresiasi tertinggi yang bisa kamu lakukan, tidak
perlu mewah yang penting istimewa, seperti ucapan “Terima Kasih Sahabat, karena mu hari-hari ku tambah berharga, mari
kita selalu membicarakan masa depan dan
jangan pernah gossip lagi ketika berkumpul. Karena gossip biasanya dilakukan
oleh orang yang nilainya rendah, sedangkan kita sangat berharga bahkan harganya tak terhingga”.
Comments
Post a Comment