Monster With A Thousand Heads by Laura Santullo (Book Review)
Judul: Monster With a Thousand Heads (Monster Kepala Seribu)
ISBN:
9-789791-260534
Penerbit: Marjin Kiri
Penulis: Laura Santullo
Terbit: Januari 2016 (Cetakan ke-1)
Halaman: 148 halaman
Bahasa:
Indonesia
Laura Santullo, Penulis fiksi asal Uruguay menulis Monster Kepala Seribu dengan
sangat detil setiap adegannya. Kisah tentang seorang istri yang berjuang
mendapatkan haknya kepada perusahaan asuransi, novel ini mendebarkan pembacanya
dimulai lembar pertama, tak heran jika novel ini diangkat ke layar lebar dan
membawa pulang piala penghargaan di beberapa festival film serta perhargaan best picture & best
screenplay film ternama di Mexico.
Beruntungnya, warga Indonesia bisa menikmati karya Laura lewat
terjemahan yang diberikan oleh Ratna Dyah Wulandari. Wanita alumni UGM ini
menerjemahkan buku Laura dengan sangat lentur serta kekinian, bahkan banyak
sekali kosakata baru yang bisa kita ambil dari buku ini. Cover yang sesuai
dengan judul membuat saya tambah yakin bahwa buku ini memang akan memacu adrenalin
dan rasa penasaran, namun sayangnya di beberapa bagian membuat saya bingung
karena begitu banyak orang yang muncul dan teks yang ditulis agaknya kurang
jelas menandakan dialog siapa-siapanya.
Novel thriller dengan mengangkat konflik bisnis kotor perusahaan asuransi,
sungguh sangat mencengangkan. Nyonya Bonet, seorang istri yang harus mempertahankan hak
suaminya sebagai pemegang polis asuransi, namun kesulitan mendapatkan klaim
dari pihak perusahaan, membuat sang istri melakukan segala cara untuk mendapatkan
persetujuan agar suaminya mendapatkan segera mendapatkan perawatan dengan baik.
Laura menceritakan setiap sudut dan perilaku karakter dalam buku ini dengan sangat detil, sehingga para pembaca tidak kesulitan lagi untuk membayangkan setiap tulisan yang tertuang pada novel ini. Dan saya pun tak heran jika novel ini diangkat ke layar lebar dan mendapatkan banyak penghargaan, terlebih beberapa bukunya bahkan cerpennya diangkat ke layar lebar.
Kisah tentang bisnis kotor perusahaan asuransi yang ditulis oleh
Laura, bisa jadi adalah berdasarkan kisah nyata yang dibumbui emosi risau,
marah serta kepanikan. Mengambil konklusi dari novel ini saya sependapat dengan
La Jordana yang menulis endorsement pada buku ini memaparkan bahwa perusahaan
asuransi kesehatan yang begitu kejam dengan sistem yang lebih memprioritaskan ekonomis
dibanding etis, dan adanya kegagalan Negara dalam mengatur dan mengawasi
perilaku korporasi ini.
Sistem yang semrawut banyak merugikan banyak pihak membuat pembaca
novel ini geram, dan pilu akan kisah sang istri yang berjuang mempertahankan
haknya serta harus melibatkan anaknya di bawah tahun. Bukan hanya itu bahkan
kisah yang lebih miris juga hadir ketika jenazah sang suami berhari-hari belum
dimakamkan dan Nyonya Bonet menjadi terdakwa serta tidak bisa bertemu siapa pun
sampai sidang berakhir.
Setelah membaca novel ini pembaca akan lebih memahami mengenai
hal-hal yang tidak berjalan sepatutnya, adegan yang hanya memaparkan beberapa
hari membuat kisah ini mengalir cepat dan pasti tak bisa dipungkiri diikuti
dengan keteganggan yang melanda. Dan jika kamu hobi menanam uang, silahkan
melihat perusahaan yang ingin kamu taruh untuk investasi, karena jika
perusahaan itu melakukan bisnis kotor, bisa saja kamu bernasib sama seperti
nyonya si pemilik apartemen yang disandera oleh Nyonya Bonet.
Lalu mungkinkah bisnis kotor ini terjadi di Indonesia?
Rating goodreads.com : 4/5
Comments
Post a Comment