13 Reasons Why: Mengajarkan, Setiap Perkataan Yang Terucap Menyelamatkan Kehidupan Orang Lain
sumber: www.google.com
Setelah menonton film ini, saya baru mengerti
mengapa banyak sekali yang memberi rating dan sharing bagus, dan benar memang
film ini sangat mengaduk emosi penontonnya, bukan hanya dibuat merinding, film
ini juga akan menimbulkan emosi marah, sedih, senang, bahkan terharu dan
gregetan.
Hannah Baker memberikan kaset kepada Tony, teman SMA nya sebelum dia bunuh diri. Ada 13 bagian yang mana disana dijelaskan kenapa Hannah sampai bunuh diri, ternyata ada 13 pelaku yang telah membuatnya bunuh diri, yang membuat merinding adalah ketika kaset-kaset tersebut direkam sendiri oleh Hannah Baker. Siapa pun yang menonton, saya rasa akan merinding dan takut jika membayangkan mendapat kaset tersebut.
Hannah Baker memberikan kaset kepada Tony, teman SMA nya sebelum dia bunuh diri. Ada 13 bagian yang mana disana dijelaskan kenapa Hannah sampai bunuh diri, ternyata ada 13 pelaku yang telah membuatnya bunuh diri, yang membuat merinding adalah ketika kaset-kaset tersebut direkam sendiri oleh Hannah Baker. Siapa pun yang menonton, saya rasa akan merinding dan takut jika membayangkan mendapat kaset tersebut.
Plot yang rapi dan selalu bikin penasaran
setiap episodenya, wajib saya berikan pujian bertubi-tubi kepada Jay Asher
dan semua casting berperan dengan sangat baik, tanpa berlebihan. Tanpa kita
sadari semua yang ada di film ini, mungkin sangat dekat sekali dengan kita. Jika
sedikit mengintip kejadian Hannah Baker bunuh diri disebabkan karena banyaknya
teman yang membuat rumor tentangnya, dan parahnya seluruh isi sekolah
mempercayainya, bullying saat ini memang sudah menjadi bagian dari kehidupan
setiap manusia, tanpa kita sadari bullying dapat merusak jiwa seseorang. Hannah
Baker pada film ini menjadi contoh bahwa setiap manusia berhak hidup dengan
nyaman dan tanpa menghakimi satu sama lain dengan menyebarkan rumor yang tidak
benar dan mem-bully seseorang bukan menjamin kamu sempurna di mata Tuhan. Bukan hanya itu saja Hannah Baker mengakhiri
hidupnya karena sesorang merusak jiwanya, she was (sorry) raped. Apapun yang
ada dalam film ini, kita bisa ambil banyak pelajaran dan hikmahnya.
Berikut adalah penyesalan Clay Jensen terhadap Hannah Baker. It's really deep and so touching.
sumber: www.google.com
Selain itu film ini tambah apik, dengan adanya
musik yang sesuai situasi dan sangat menyentuh. Soundtrack yang paling
menyentuh adalah lagu Only You yang dinyanyikan Selena Gomez, ketika Clay
Jensen keluar dari ruangan guru BK untuk memberikan kaset-kaset tersebut. Bukan
hanya karena Selema Gomez yang menyanyikannya, tetapi lirik yang dinyanyikan
sesuai dengan situasi yang dialami Clay Jensen.
Pesan saya satu; segera tonton film ini, dan
kamu akan mengerti dan sadar bahwa sekecil apapun yang kamu katakan,
akan mempengaruhi bahkan menyelamatkan kehidupan orang lain. So, be kind to
another and say no to bullying.


Karena kepo sama ceritanya, aku jadi nonton serial ini. Semoga engga jadi takut, karena aku takut horor dan yg serem-serem ������
ReplyDeleteWelcome to your tape! *kata yang paling serem di film ini haha
Delete