Notes From Qatar 3 by Muhammad Assad (Book Review)
Judul: Notes From Qatar 3
ISBN: 978-602-02-4333-6
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Penulis: Muhammad Assad, MSc
Terbit: 2014
Halaman: 231 halaman
Bahasa: Indonesia
Notes From Qatar 3 adalah
sekuel dari buku Notes From Qatar 1 & 2, setelah kesuksekan buku pertama dan kedua sang penulis kembali
menerbitkan buku, yang mana masih membahas tentang perjalanannya ketika menimba
ilmu di Qatar dan nampaknya Assad berhasil membuat buku ini seperti buku
sebelumnya yaitu meraih predikat “Best Seller’. Halaman pertama pada buku diisi
dengan ucapan terima kasih dari penulis, kemudian disusul dengan kata pengantar
dari Her Highness Sheikha Moza bint Nasser, Firs Lady of Qatar, Chairperson of
Qatar Foundation, serta disusul pengantar dari mentor sang penulis yaitu, Yusuf
Kalla & Anies Basweddan. Assad menulis buku ini nampaknya mengalir begitu
saja, terlihat dari cara beliau menyampaikan pesan dan kepenulisan.
Ketika membaca judul pada buku Notes From Qatar 3, siapa pun
akan mengira bahwa buku ini berisi catatan-catatan sang Penulis ketika berada
di Qatar, Assad peraih beasiswa di salah satu universitas di Qatar yang aktif
di berbagai komunitas di sana. Kutipan dari Al quran, hadist dan orang-orang
hebat dunia membuat buku ini menarik dan ringan untuk dibaca saat berada di
angkutan umum atau mengisi waktu luang. Dan kali ini jargon pada bukunya adalah
Dream, Do & Deliver, salah satu Do dalam buku ini adalah sedekah yang mana
membuat hidupnya jauh lebih berarti serta bermakna, di buku inilah Assad
bercerita bahwasanya dia bertemu salah satu mentornya yaitu Pak Rahmat Gobel
dank arena the power of sedekah juga beliau mendapat jas seharga 210x lipat
dari uang yang biasanya dia sisipkan untuk berbagi dengan yang lain.
Tak kalah menariknya adalah
bagaimana sang penulis bercerita tentang keberhasilannya masuk ke acara dimana
dia tidak mendapatkan tiket masuk, namun karena kecerdasan dan keinginan yang kuat
dan pastinya dengan kuasa Allah, sang penulis berhasil masuk ke acara tersebut
bahkan diperlakukan terhormat dengan tim pelaksana acara. Masih banyak hal yang
dipaparkan penulis dan pastinya menarik untuk kamu baca saat weekend atau
liburan panjang. Penampilan cover buku ini hampir sama dengan buku sekuel
sebelumnya, yang membedakan hanyalah warna dan beberapa motif yang ada pada
buku, dan foto dalam dicetak berwarna yang tak kalah membuat buku ini menjadi
menarik.
Raditya Dika memberikan
testimony pada buku ini yaitu, buku ini seperti gadogado super. Bergizi tinggi
dan wajib baca!. Namun saya sependapat dengan Bang Radit yang berkata bahwa
buku ini gado-gado, mungkin terlalu banyak hal yang out of topic membuat saya
mengernyitkan dahi dan terheran kenapa topic ini dihadirkan oleh penulis. Ada
bab yang menampilkan bagian ketika beliau menjalani idul adha, penulis
berkurban sapi dan disertai foto-fotonya, namun saya pun masih keherenan dengan
hadirnya bab itu yang (agak) menyimpang dari judul, dan beberapa bab lainnya
yang lagi-lagi (agak) memaksa hadir dalam buku ini. Namun, di sisi lain juga
saya sependapat dengan bang Radit, walaupun buku ini terlalu banyak hal yang
out of topic tetapi kaya akan gizi dan bermanfaat bagi kehidupan kita
sehari-hari.
PT Elex Media Komputindo
memberikan lebel motivasi pada buku ini, karena memang banyak sekali kata-kata
yang memotivasi diri, dan pe-lebel-an motivasi akan lebih menjual buku ini
dibanding dengan lebel auto biography. Namun, isi dari buku ini kurang lebih
adalah perjalanan hidup sang Penulis hingga ke titik sekarang ini. Kesuksesan dan
kegigihan Muhammad Assad layak untuk diikuti siapapun yang ingin sukses dini
dan menjadi pengusaha muda, penulis sudah membuktikan bahwa diumurnya yang sekarang
sudah menginjak angka 30, beliau sudah memiliki beberapa perusahaan, pembicara
International, penulis 6 buku best Seller dan mahir dalam akademis yang
mendapat gelar S2 summa cumlaude di Qatar. Dari beliau pula bahwa saya sadar
bahwa hidup adalah tentang mensyukuri apa yang kita punya sekarang dan
memandang esok dengan melihat kesempatan dan peluang yang hanya bisa dilihat
oleh orang-orang yang berpikiran positif. So, break your limit.
Rating goodreads.com: 3/5
Comments
Post a Comment